Thursday, May 20, 2010

oooohhhh.....

Kenapa aku hari ini jadi ‘moody’?

Kenapa aku hari ini gampang meneteskan air mata?

Mungkin karena:

 

Kemarin pagi aku buka internet

Status bu Shila: ‘I am sad, so sad…’

Aku telepon bu Shila, ternyata suaminya kena serangan jantung dan dirawat di rumah sakit

Aku memahami perasaan bu Shila, pasti sedih dan bingung

Aku ikut prihatin dan berdoa untuk pak Imam – semoga cepat pulih

 

 

Kemarin sore ke rumah sakit - nengok mbak Penk yang habis di operasi tumor kepala

Kaget juga melihatnya, karena mbak Penk yang biasanya banyak ngomong dan periang, harus berbaring dengan selang dan infuse.  Walaupun ada selang ditenggorokannya, mbak Penk mau makan sedikit-sedikit karena pengin cepet pulih.  Cepat sembuh mbak, dalam doa syafaat kami mendoakan kesembuhanmu.

 

 

Pagi ini buka email.  Ada email dari Meta:

 

Dear Patgulipers,

Ternyata Virna sudah dijemput oleh Tuhan. Kaget juga saya mendengarnya dan membacanya dari fb-nya Adep. Saya terakhir ketemu Virna di Plaza Indonesia entah beberapa tahun yang lalu tanpa sengaja ketemuan. Jadi ingat waktu sekamar sama Virna dan Monic di Makassar yang ngobrol nggak habis-habis sampai azan Subuh. Ternyata ibu guru cantik ini terpaksa meninggalkan kita duluan. Mohon salam dari kami sekeluarga untuk keluarga Virna. Kalau ada anggota Patgulipers yang akan melayat tolong salam saya disampaikan.

Salam dari Tokyo,

Meta

 

Aku kenal Virna ketika ikut PTD Tanjung Priok.  Ketika di Gereja Tugu, kami sama-sama naik mimbar untuk memotret suasana gereja dari atas.  Ketemu Virna lagi di PTD Tana Toraja dan kami satu bis – BIS-4.  Setelah PTD Bis-4 sempat ketemuan di Plaza Senayan.

Waktu menikah Virna undang teman-teman di Bis-4 untuk datang ke resepsi di Aryadhuta Hotel, katanya pengin photo bareng, tapi gak ada yang bisa datang.

Tiba-tiba pagi ini ada berita Virna sudah dipanggil TUHAN.  Kaget se-kaget-kagetnya.

Selamat jalan Virna – TUHAN mengasihimu dan memberikan yang terbaik buatmu.

DIA sudah menantimu di sorga.

 

Pagi ini aku jadi ‘cengeng’, aku nangis.

Banyak peristiwa yang membuatku jadi sedih.

Membayangkan bu Shila yang hatinya bingung suaminya sakit; membayangkan mbak Penk yang terbaring, tapi tegar karena ingin cepat sembuh; membayang Virna bu guru yang baik hati sudah pergi.

 

 

Dan kemudian aku sadar, sesadar-sadar-nya, semuanya terjadi diluar perhitungan manusia.  Hanya TUHAN yang maha tahu.  Hanya kepada-NYA-lah kita seharusnya berserah, pasrah, karena TUHAN akan selalu memberikan yang terbaik untuk kita semua.  Kehendak-MU jadilah ya TUHAN.

 

May 21, 2010

6 comments:

  1. yg baca jd ikutan sedih nie...

    ReplyDelete
  2. ..life goes on, mam
    saya jg baru kehilangan teman dekat kemarin

    ReplyDelete
  3. aku lupa Virna tuh yang mana, tapi aku ingat namanya ada di daftar peserta PTD. jangan sedih lagi ya mam

    ReplyDelete
  4. gak lagi Ma,karena seperti kata Dhani 'life goes on'..... thanks.

    ReplyDelete